LOGISTIK

Munafri Tinjau Posko Banjir Biringkanaya, Pastikan Logistik Warga Aman

Munafri Tinjau Posko Banjir Biringkanaya, Pastikan Logistik Warga Aman
Munafri Tinjau Posko Banjir Biringkanaya, Pastikan Logistik Warga Aman

JAKARTA - Di tengah genangan yang masih merendam sejumlah wilayah di Makassar, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendatangi posko pengungsian banjir di SDN Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, pada 26 Februari 2026 malam. Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar dan logistik warga terdampak benar-benar terpenuhi.

Tinjauan Langsung ke Posko Pengungsian

Munafri tiba sekitar pukul 22.35 Wita didampingi jajaran pemerintah kota. Ia menyapa warga yang mengungsi dan berdialog langsung untuk mengetahui kondisi mereka.

Puluhan keluarga berada di lokasi tersebut setelah rumah mereka terdampak banjir akibat hujan deras beberapa hari terakhir. Dalam kesempatan itu, Munafri menyerahkan bantuan logistik, terutama bagi ibu hamil, balita, dan lansia.

Ia meminta warga tidak sungkan melaporkan kebutuhan yang belum tersedia. Pemerintah, katanya, berkomitmen memastikan makanan, air bersih, dan kebutuhan pokok lainnya tercukupi selama masa pengungsian.

Instruksi Penguatan Layanan dan Logistik

Munafri juga memberi arahan tegas kepada perangkat daerah terkait. Dinas Sosial dan BPBD diminta memastikan distribusi logistik berjalan lancar dan merata.

Dinas Kesehatan diminta siaga memberikan layanan medis bagi warga yang sakit. Sementara Dinas Pemadam Kebakaran dan PDAM diminta menjamin ketersediaan air bersih di lokasi pengungsian.

Ia menegaskan pelayanan maksimal harus diberikan di seluruh titik pengungsian, bukan hanya di SDN Paccerakkang. Hal ini untuk mencegah adanya warga yang luput dari bantuan.

Pengamanan dan Ketertiban Pengungsian

Selain logistik, Munafri menyoroti pentingnya menjaga ketertiban di lokasi pengungsian. Ia mengajak camat, lurah, ketua RT/RW, serta relawan untuk bersama menjaga situasi tetap kondusif.

Pengaturan lalu lintas di sekitar posko juga menjadi perhatian. Langkah itu dinilai penting agar distribusi bantuan tidak terhambat dan aktivitas warga tetap terkendali.

Kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia juga diminta mendapat pendampingan khusus. Pemerintah ingin memastikan keamanan dan kenyamanan mereka selama mengungsi.

Dampak Banjir dan Data Pengungsi

Banjir yang melanda Makassar menyebabkan lebih dari seribu warga mengungsi di 19 titik. Kecamatan Biringkanaya dan Manggala menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi cukup besar.

BPBD mencatat warga yang mengungsi berasal dari beberapa kelurahan terdampak. Kondisi ini dipicu hujan intensitas tinggi yang mengguyur kota dalam beberapa hari terakhir.

Prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan masih berlanjut hingga awal Maret 2026. Pemerintah daerah pun meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan banjir susulan.

Kolaborasi Penanganan Bencana

Penanganan banjir juga melibatkan unsur TNI dan relawan. Aparat turun membantu evakuasi serta distribusi bantuan logistik kepada warga terdampak.

Munafri menegaskan pemerintah kota akan terus memantau kondisi di lapangan. Ia memastikan pemenuhan logistik dan kebutuhan dasar warga menjadi prioritas utama hingga situasi benar-benar pulih.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index