Penjualan Mobil

BYD Tembus Empat Besar Penjualan Mobil Nasional Januari 2026

BYD Tembus Empat Besar Penjualan Mobil Nasional Januari 2026
BYD Tembus Empat Besar Penjualan Mobil Nasional Januari 2026

JAKARTA - Pasar otomotif Indonesia membuka tahun 2026 dengan dinamika menarik. 

Data penjualan Januari menunjukkan adanya pergeseran peta persaingan, terutama dengan munculnya merek baru yang mampu menembus jajaran atas. 

Build Your Dreams (BYD), produsen mobil asal China yang baru merilis produk di Indonesia pada tahun sebelumnya, berhasil mencatatkan capaian signifikan dan langsung bersaing dengan merek mapan yang telah lama beroperasi di Tanah Air.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), BYD mampu masuk empat besar penjualan mobil secara wholesales sepanjang Januari 2026. 

Capaian ini menjadi sorotan karena BYD melampaui Honda dan Suzuki, dua merek Jepang yang selama ini memiliki basis konsumen kuat di pasar domestik. Meski demikian, struktur penjualan wholesales dan retail sales menunjukkan gambaran yang berbeda dan mencerminkan karakter distribusi masing-masing merek.

BYD Catat Lonjakan Awal Tahun di Tengah Persaingan Ketat

Data GAIKINDO mencatat penjualan wholesales BYD sepanjang Januari 2026 mencapai 4.879 unit kendaraan bermotor. Angka ini menempatkan BYD di posisi keempat mobil terlaris secara wholesales nasional. Capaian tersebut terbilang signifikan mengingat BYD baru memasuki pasar Indonesia dalam waktu relatif singkat.

Namun, apabila dilihat dari sisi retail sales, performa BYD menunjukkan hasil yang lebih moderat. Sepanjang Januari 2026, penjualan ritel BYD tercatat sebesar 2.516 unit.

Dengan angka tersebut, BYD berada di peringkat ketujuh penjualan retail nasional. Perbedaan posisi antara wholesales dan retail mencerminkan proses distribusi dan penyerapan pasar yang masih berjalan.

Masuknya BYD ke jajaran atas penjualan nasional memperlihatkan bahwa pasar otomotif Indonesia semakin terbuka terhadap pemain baru, khususnya di segmen kendaraan dengan teknologi dan pendekatan berbeda. Meski belum sepenuhnya menyaingi pemimpin pasar, kehadiran BYD mulai memberi tekanan kompetitif bagi merek lama.

Toyota Tetap Dominan di Wholesales dan Retail Nasional

Di tengah munculnya pemain baru, Toyota tetap mempertahankan dominasinya sebagai pemimpin pasar otomotif nasional. 

Sepanjang Januari 2026, Toyota mencatatkan penjualan wholesales sebesar 20.078 unit kendaraan roda empat. Capaian ini setara dengan pangsa pasar 30,2 persen, menjadikan Toyota sebagai mobil terlaris secara wholesales di awal tahun.

Sementara dari sisi retail sales, Toyota mencatatkan penjualan yang bahkan lebih tinggi, yakni 22.066 unit kendaraan dengan pangsa pasar mencapai 33 persen. Angka ini menegaskan konsistensi Toyota dalam menjaga distribusi dan penyerapan pasar, sekaligus melanjutkan tren dominasi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Kinerja Toyota yang stabil menunjukkan bahwa meski persaingan semakin ketat, merek dengan jaringan distribusi kuat dan portofolio produk luas masih menjadi pilihan utama konsumen Indonesia. Dominasi ini juga menjadi tolok ukur bagi merek lain dalam membaca arah pasar sepanjang 2026.

Daihatsu dan Mitsubishi Jaga Posisi Tiga Besar Nasional

Di bawah Toyota, Daihatsu menempati posisi kedua penjualan wholesales Januari 2026 dengan total 12.513 unit kendaraan. Capaian tersebut setara dengan pangsa pasar sebesar 18,8 persen. Dari sisi retail sales, Daihatsu juga menempati peringkat kedua dengan penjualan mencapai 11.202 unit kendaraan.

Sementara itu, Mitsubishi Motors berada di posisi ketiga. Penjualan wholesales Mitsubishi Motors sepanjang Januari 2026 tercatat sebesar 6.898 unit kendaraan atau menguasai pangsa pasar 10,4 persen. Pada penjualan retail, Mitsubishi Motors mencatatkan angka 6.141 unit kendaraan.

Posisi Daihatsu dan Mitsubishi Motors yang relatif stabil menunjukkan bahwa kedua merek ini masih mampu mempertahankan basis konsumen di tengah perubahan tren dan masuknya pemain baru. Keduanya menjadi penyeimbang antara dominasi Toyota dan agresivitas merek pendatang seperti BYD.

Kinerja Industri Otomotif Januari 2026 Secara Keseluruhan

Secara agregat, penjualan mobil secara wholesales di Indonesia sepanjang Januari 2026 mencapai 66.447 unit kendaraan. Dengan capaian tersebut, penjualan wholesales mengalami kenaikan sebesar 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 62.084 unit kendaraan.

Sementara itu, penjualan secara retail sales sepanjang Januari 2026 mencapai 66.936 unit kendaraan. 

Angka ini tumbuh 4,5 persen dibandingkan Januari tahun sebelumnya yang mencatatkan penjualan sebesar 64.076 unit kendaraan.

Meski menunjukkan pertumbuhan tahunan, penjualan Januari 2026 mengalami penurunan cukup tajam jika dibandingkan dengan Desember 2025. Secara wholesales, penjualan turun 29,4 persen dari 94.100 unit. 

Dari sisi retail sales, penurunan tercatat sebesar 28,7 persen dibandingkan Desember yang mencapai 93.833 unit kendaraan. Penurunan ini mencerminkan pola musiman awal tahun yang lazim terjadi di industri otomotif.

Daftar Lengkap Penjualan Wholesales dan Retail Januari 2026

Berdasarkan data GAIKINDO, berikut daftar 10 besar penjualan mobil secara wholesales Januari 2026: Toyota 20.078 unit, Daihatsu 12.513 unit, Mitsubishi Motors 6.898 unit, BYD 4.879 unit, Honda 4.016 unit, Suzuki 2.783 unit, Mitsubishi Fuso 2.332 unit, Isuzu 2.170 unit, Jaecoo 2.025 unit, dan Hino 1.556 unit.

Sementara untuk penjualan retail Januari 2026, Toyota menempati posisi teratas dengan 22.066 unit, diikuti Daihatsu 11.202 unit, Mitsubishi Motors 6.141 unit, Suzuki 5.501 unit, Honda 4.233 unit, Mitsubishi Fuso 2.538 unit, BYD 2.516 unit, Isuzu 2.085 unit, Jaecoo 2.031 unit, dan Hino 1.656 unit.

Data tersebut memperlihatkan bahwa persaingan pasar otomotif nasional semakin beragam. Masuknya BYD ke jajaran atas menjadi sinyal perubahan struktur pasar yang berpotensi berlanjut sepanjang 2026.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index