BMKG Perkirakan Hujan Petir Bakal Dominasi Cuaca Seharian di Jawa Timur Hari Ini

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:17:43 WIB
BMKG Perkirakan Hujan Petir Bakal Dominasi Cuaca Seharian di Jawa Timur Hari Ini

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan bahwa hampir sepanjang hari ini, Rabu, 11 Februari 2026, wilayah Jawa Timur akan mengalami kondisi cuaca yang didominasi oleh hujan disertai petir karena atmosfer yang dipenuhi awan tebal. Prakiraan ini menunjukkan adanya potensi hujan sejak pagi hingga malam hari, sementara pada dini hari, hujan ringan masih berpeluang turun di sejumlah daerah di provinsi tersebut.

Cuaca Jawa Timur Sepanjang Hari

BMKG Juanda menjelaskan bahwa cuaca di Jawa Timur pada Rabu ini diperkirakan akan berawan tebal sepanjang hari, dengan peluang hujan petir berlangsung dari pagi hingga malam. Kondisi atmosfer yang tidak stabil menjadi faktor utama terbentuknya awan tebal, yang dapat memicu hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir di beberapa kawasan. Sementara itu, pada dini hari, hujan ringan masih mungkin terjadi di sejumlah wilayah.

BMKG Juanda juga mencatat rentang suhu udara di Jawa Timur pada hari ini berkisar antara 13 hingga 31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi mencapai 64 sampai 100 persen. Hal ini menunjukkan kondisi udara yang lembap dan berpotensi mendukung pembentukan awan hujan di berbagai daerah.

Selain itu, angin di wilayah tersebut diperkirakan akan bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan antara 5 hingga 27 kilometer per jam. Kecepatan angin ini turut memengaruhi pergerakan massa udara serta pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Jawa Timur.

Prakiraan Cuaca untuk Perairan Jawa Timur

Tak hanya cuaca daratan yang diperkirakan buruk, BMKG Maritim Tanjungperak juga merilis prakiraan cuaca maritim untuk wilayah perairan Jawa Timur selama 24 jam ke depan mulai pukul 07.00 WIB. Di wilayah Laut Jawa bagian timur, kondisi cuaca umumnya akan berawan tebal, dengan angin dominan dari arah barat berkekuatan maksimal sekitar 26 knot—setara dengan sekitar 48 kilometer per jam. Tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,5 meter, yang dapat memengaruhi aktivitas pelayaran di area ini.

Di perairan Selat Madura, BMKG memperkirakan akan terjadi hujan ringan, dengan kecepatan angin maksimum mencapai 21 knot atau sekitar 39 kilometer per jam. Tinggi gelombang di wilayah tersebut diprediksi antara 0,5 hingga 1,2 meter. Sementara itu, di perairan selatan Jawa Timur, hujan ringan juga masih berpeluang terjadi. Angin di daerah ini diperkirakan akan bertiup dominan dari arah barat dengan kecepatan maksimum sekitar 23 knot—setara dengan kurang lebih 43 kilometer per jam—dan tinggi gelombang berkisar antara 0,8 hingga 2,3 meter.

Imbauan untuk Masyarakat dan Nelayan

Menyikapi prakiraan cuaca yang kurang bersahabat, BMKG mengimbau agar nelayan, operator pelayaran, serta masyarakat pesisir meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang dan gelombang tinggi, terlebih khusus di perairan selatan Jawa Timur. Para pelaku aktivitas di laut diharapkan selalu memantau kondisi cuaca terkini melalui laman resmi BMKG atau kanal informasi resmi lainnya guna mengantisipasi risiko cuaca buruk yang bisa berdampak pada keselamatan.

Imbauan ini penting, terutama mengingat kondisi gelombang dan angin yang dapat berubah dengan cepat di wilayah maritim, yang sering kali membawa tantangan tersendiri bagi para pekerja laut dan pengguna jasa transportasi laut. Cuaca maritim yang buruk dapat berdampak pada keselamatan pelayaran, termasuk risiko kapal terganggu akibat gelombang tinggi atau angin kencang.

Prediksi Dampak Cuaca untuk Aktivitas Sehari-hari

Prakiraan hujan petir secara sepanjang hari juga membawa implikasi bagi aktivitas warga di daratan. Warga di sejumlah daerah di Jawa Timur disarankan untuk membawa payung atau jas hujan bila melakukan perjalanan keluar rumah, serta memperhatikan informasi cuaca terupdate sepanjang hari. Hujan deras disertai petir juga meningkatkan risiko banjir di daerah rawan genangan serta potensi petir yang dapat membahayakan keselamatan apabila beraktivitas di luar ruangan tanpa perlindungan yang memadai.

Selain itu, hujan yang terus-menerus dari pagi sampai malam bisa berdampak pada transportasi darat, termasuk potensi kemacetan atau gangguan perjalanan akibat genangan air pada ruas-ruas jalan tertentu. Masyarakat di kawasan perkotaan juga diminta meningkatkan kewaspadaan khususnya di area yang sering terkena genangan selama musim hujan.

Meski demikian, hujan juga membawa manfaat bagi sektor pertanian dan kebutuhan air bagi masyarakat luas, terutama setelah periode kurangnya curah hujan. Namun, warga tetap diminta menyesuaikan aktivitas sehari-hari dengan kondisi cuaca terkini demi keselamatan bersama.

Terkini