Harga BBM di SPBU Pertamina Tetap Stabil Berlaku Rabu 1 April 2026

Rabu, 01 April 2026 | 11:40:16 WIB
Harga BBM di SPBU Pertamina Tetap Stabil Berlaku Rabu 1 April 2026

JAKARTA - Mulai 1 April 2026, masyarakat Indonesia tetap bisa menikmati harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina tanpa perubahan. 

Kebijakan ini berlaku untuk BBM subsidi maupun non-subsidi. Keputusan ini ditegaskan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, melalui konferensi pers daring dari Korea Selatan pada Selasa, 31 Maret 2026. Bahlil menyampaikan bahwa harga BBM subsidi maupun non-subsidi tetap sama seperti bulan Maret 2026.

“Kami sampaikan terkait penyesuaian harga. Kami sampaikan perintah Pak Presiden dan hasil rapat, penyesuaian harga BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik atau turun, flat pakai harga sekarang,” ungkap Bahlil. 

Pernyataan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga energi di tengah dinamika global.

Untuk BBM non-subsidi, Bahlil menambahkan bahwa pemerintah bersama Pertamina dan SPBU swasta lainnya sedang melakukan pembahasan lebih lanjut, sehingga harga tetap sama hingga pemberitahuan berikutnya. 

“Artinya belum ada penyesuaian harga, masih tetap sama. Saya minta masyarakat info yang dipegang itu dari pemerintah, selain itu saya mohon kita lebih cerdas mengelola info. Tujuannya agar tetap stabil,” imbuhnya.

Pertamina Patra Niaga Jaga Ketersediaan BBM Optimal

Selain kebijakan pemerintah, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan energi bagi seluruh masyarakat. Hal ini dilakukan melalui berbagai langkah strategis guna memastikan distribusi BBM berjalan optimal di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, upaya ini dilakukan dengan penguatan koordinasi dan negosiasi dengan para pemasok (supplier) serta optimalisasi sistem distribusi. 

Langkah ini bertujuan agar pasokan BBM tetap aman dan tersedia bagi konsumen, terutama di wilayah yang memiliki mobilitas tinggi atau permintaan BBM cukup besar.

“Kami menegaskan akan terus melakukan upaya secara maksimal dalam menghadapi dinamika yang ada, dengan mengedepankan keandalan layanan serta kesinambungan distribusi energi nasional,” ujar Roberth. 

Strategi ini juga memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang andal di SPBU, tanpa mengalami gangguan pasokan.

Sosialisasi Bijak Gunakan Energi dan Hindari Panic Buying

Selain menekankan stabilitas harga, Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak dan menyesuaikan dengan kebutuhan. Hal ini penting agar distribusi BBM tetap lancar dan tidak terjadi penumpukan atau kelangkaan di SPBU tertentu.

Roberth menambahkan, “Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying.” Imbauan ini sekaligus menjadi langkah preventif agar masyarakat tidak panik atau membeli BBM secara berlebihan hanya karena isu harga.

Penggunaan BBM secara efisien tidak hanya membantu masyarakat menghemat biaya, tetapi juga mendukung ketahanan energi nasional. Dengan kesadaran kolektif ini, distribusi BBM di lapangan tetap lancar, dan SPBU dapat melayani seluruh pelanggan tanpa gangguan.

Daftar Harga BBM di SPBU Pertamina 1 April 2026

Berikut daftar harga BBM yang berlaku di SPBU Pertamina per 1 April 2026 di wilayah DKI Jakarta:

Pertalite: Rp 10.000 per liter

Solar Subsidi: Rp 6.800 per liter

Pertamax: Rp 12.300 per liter

Pertamax Turbo: Rp 13.100 per liter

Pertamax Green 95: Rp 12.900 per liter

Dexlite: Rp 14.200 per liter

Pertamina Dex: Rp 14.500 per liter

Harga-harga tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dan Pertamina untuk menjaga stabilitas energi, sekaligus memastikan BBM tetap terjangkau bagi masyarakat di seluruh lapisan. 

Konsumen disarankan untuk membeli sesuai kebutuhan dan memanfaatkan informasi resmi dari pemerintah maupun Pertamina, agar terhindar dari informasi tidak resmi yang dapat menimbulkan kebingungan.

Upaya Strategis Pertamina Patra Niaga Jaga Distribusi BBM

Pertamina Patra Niaga terus melakukan langkah strategis dalam menghadapi tantangan distribusi energi. Upaya ini mencakup:

Negosiasi dengan pemasok untuk memastikan pasokan BBM stabil.

Optimalisasi distribusi agar setiap SPBU mendapatkan stok BBM sesuai kebutuhan harian.

Koordinasi dengan aparat keamanan untuk mengamankan jalur distribusi.

Monitoring dan evaluasi pasokan untuk antisipasi lonjakan permintaan, misalnya saat libur panjang atau momen tertentu.

Sosialisasi penggunaan energi bijak kepada masyarakat agar konsumsi BBM tetap terkendali.

Langkah-langkah ini sekaligus memastikan bahwa setiap liter BBM sampai ke tangan konsumen dengan aman dan tepat waktu, menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan strategi ini, Pertamina Patra Niaga menunjukkan bahwa stabilitas harga dan pasokan BBM bukan sekadar janji, tetapi juga komitmen nyata yang dapat dirasakan masyarakat sehari-hari.

Keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM per 1 April 2026 sekaligus diikuti oleh langkah nyata Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi energi tetap aman dan lancar. Masyarakat dapat membeli BBM di SPBU tanpa khawatir akan perubahan harga, sekaligus didorong untuk menggunakan energi secara bijak.

Stabilitas harga ini penting untuk menjaga kepastian ekonomi dan mobilitas masyarakat, terutama bagi mereka yang sangat bergantung pada BBM untuk kegiatan sehari-hari. 

Dengan kolaborasi antara pemerintah, Pertamina, dan masyarakat, ketersediaan BBM nasional dapat terus terjaga, mendukung aktivitas produktif dan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Terkini