NasDem Intensifkan Safari Ramadan dengan Bagi-Bagi Sembako dan Strategi Politik 2029 di Jateng

Selasa, 24 Februari 2026 | 09:36:47 WIB
NasDem Intensifkan Safari Ramadan dengan Bagi-Bagi Sembako dan Strategi Politik 2029 di Jateng

JAKARTA - Rangkaian Safari Ramadan Partai NasDem yang dipimpin oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, kembali bergulir dengan kombinasi agenda sosial dan strategi politik di Jawa Tengah. Dalam kegiatan yang berlangsung 23 Februari 2026 itu, NasDem membagikan paket sembako kepada masyarakat dan sekaligus menggelar pertemuan konsolidasi partai menjelang kontestasi politik nasional 2029.

Pembagian Sembako di Kabupaten Batang

Kegiatan pertama dalam rangkaian tersebut dilaksanakan di Kabupaten Batang, tepatnya di rumah aspirasi anggota DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo. Pada kesempatan itu, ratusan paket bantuan sembako dibagikan kepada warga setempat sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi menyambut bulan suci Ramadan. Paket bantuan ini diharapkan bisa membantu perekonomian masyarakat di tengah momen penting keagamaan.

Saan Mustopa menjelaskan bahwa kegiatan sosial seperti pembagian sembako adalah salah satu cara terbaik untuk memperkuat empati dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat yang lebih luas. Dia menegaskan bahwa kehadiran NasDem tidak hanya dalam konteks politik semata, tetapi juga sebagai partai yang peduli sosial dalam kehidupan masyarakat. “Ramadan adalah momentum untuk berbagi dan memperkuat empati. Kehadiran kita harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Konsolidasi Internal Partai di Salatiga

Setelah agenda sosial di Batang, Saan Mustopa kemudian memimpin pertemuan konsolidasi internal bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Tengah di Salatiga. Pertemuan ini juga dihadiri oleh sejumlah anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem seperti Sugeng Suparwoto, Nafa Urbach, dan Sri Wulan, serta jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di wilayah setempat.

Konsolidasi ini menjadi ruang strategis untuk membahas kekuatan politik NasDem di Jawa Tengah, salah satu daerah yang penting dalam perhitungan politik nasional. Fokus utama pertemuan adalah penelusuran jejak elektoral berbasis data demi persiapan menghadapi Pemilu 2029. Hal ini menunjukkan bahwa partai semakin serius memetakan potensi dan tantangan politik dengan pendekatan yang lebih ilmiah.

Pendekatan Berbasis Data dan Riset

Dalam forum konsolidasi, Saan Mustopa menekankan bahwa NasDem kini memperkuat pendekatan berbasis riset dan data ilmiah dalam membaca peta politik nasional dan daerah. Untuk mendukung hal ini, partai telah merekrut tenaga ahli di bidang political science dengan latar belakang akademik dari universitas luar negeri, termasuk lulusan S2 dan S3 dari Harvard University.

Data-data politik yang telah diolah secara akademis dipaparkan kepada jajaran DPW NasDem Jawa Tengah sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar perencanaan strategis. Menurut Saan, metode ini akan membantu partai tidak hanya mengandalkan insting politik semata, tetapi mampu membaca tren, pergerakan pemilih, dan potensi kekuatan secara objektif menjelang 2029.

Penguatan Mentalitas dan Infrastruktur Partai

Selain pendekatan berbasis data, agenda konsolidasi juga menyoroti pentingnya penguatan mentalitas kader. Saan Mustopa mengatakan bahwa tantangan politik di masa depan akan semakin kompetitif. Oleh karena itu, partai menggalakkan penanaman mental petarung dan mental pemenang bagi setiap kader NasDem. Semangat optimisme, tekad yang kuat, dan ambisi untuk menang menjadi karakter yang harus dibangun sejak dini.

Tidak hanya mentalitas, kesiapan infrastruktur partai juga dianggap sebagai faktor kunci dalam menghadapi tantangan politik ke depan. Saan menjelaskan bahwa pondasi partai yang kuat harus terbangun secara terstruktur, masif, dan sistemik hingga ke tingkat paling bawah. “Partai besar bukan hanya karena figur, tetapi karena strukturnya hidup, bekerja, dan bergerak secara sistemik. Struktur yang kuat adalah fondasi kemenangan,” ujarnya.

Safari Ramadan: Momentum Sosial dan Politik

Melalui rangkaian kegiatan seperti pembagian sembako, konsolidasi internal, serta penguatan strategi berbasis data dan mentalitas kader, Saan Mustopa menegaskan bahwa Safari Ramadan Partai NasDem bukan sekadar agenda spiritual dan sosial. Namun, aktivitas ini juga dirancang sebagai momentum strategis untuk memperkuat fondasi organisasi dan strategi politik partai secara terukur menuju Pemilu 2029.

Agenda seperti ini juga mencerminkan bagaimana partai politik di Indonesia mulai menggabungkan kegiatan sosial keagamaan dengan penyusunan peta politik jangka panjang. Dengan demikian, Safari Ramadan menjadi lebih dari sekadar kunjungan silaturahmi, tetapi juga sarana untuk memperkuat basis pemilih dan kapasitas internal partai.

Dengan kombinasi pendekatan sosial dan strategi politik yang matang, NasDem berharap dapat memaksimalkan peluangnya di pemilihan umum mendatang. Partai ini berupaya konsisten menunjukkan bahwa kerja politik tidak hanya di ruang elite, tetapi juga harus dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat akar rumput.

Terkini