Pertamina NRE Pasang PLTS Sekolah Lewat Sekolah Energi Berdikari

Jumat, 31 Juli 2026 | 00:57:31 WIB
Pertamina NRE Hadirkan PLTS di SMPN 2 Mandau Melalui Program SEB [FOTO: NET].

JAKARTA - Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menyediakan fasilitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) guna menunjang proses kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah lewat program Sekolah Energi Berdikari (SEB).

“Melalui Sekolah Energi Berdikari, kami ingin menghadirkan pemanfaatan energi terbarukan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Manajer Corporate Communication & Stakeholder Management Pertamina NRE, Susanto August Satria dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Susanto menjelaskan bahwasanya program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini merupakan bagian dari langkah nyata perusahaan dalam menghadirkan dampak positif energi terbarukan yang dapat dialami langsung oleh publik, termasuk pada ekosistem pendidikan.

“Di lingkungan sekolah, kehadiran PLTS diharapkan dapat membantu mendukung aktivitas belajar mengajar sekaligus memperkenalkan pemanfaatan energi bersih kepada generasi muda melalui pengalaman yang dekat dengan keseharian mereka,” ujarnya.

Salah satu sekolah yang menerima manfaat keberadaan fasilitas ini adalah SMPN 2 Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, yang dipasangi instalasi PLTS berkapasitas 2,2 kWp beserta baterai penyimpan daya 5 kWh.

Pemasangan PLTS tersebut membukakan akses terhadap sumber daya energi yang lebih ramah lingkungan serta berkelanjutan di area sekolah.

Selain menyokong kelancaran aktivitas sekolah, sarana ini turut difungsikan sebagai media pembelajaran praktis bagi para murid untuk memahami pengaplikasian teknologi energi terbarukan secara langsung.

Inisiatif Program SEB di SMPN 2 Mandau ini menghadirkan dampak positif bagi 768 siswa beserta 5 tenaga pendidik.

Di samping menopang kebutuhan kegiatan operasional sekolah, pengoperasian PLTS turut memberikan andil terhadap aksi penurunan emisi dan efisiensi pemanfaatan energi.

Perangkat yang terpasang diproyeksikan mampu menekan pelepasan emisi karbon hingga 2,25 ton CO? setiap tahunnya, sekaligus memberikan penghematan tagihan listrik mencapai sekitar Rp295.728 per tahun.

Rangkaian dampak tersebut makin menyempurnakan nilai edukatif yang dihadirkan lewat pemanfaatan tenaga surya di kawasan sekolah.

“Lebih dari sekadar menghadirkan PLTS, kami ingin mendorong tumbuhnya pemahaman bahwa energi terbarukan dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” kata Susanto.

“Dari sekolah, kami berharap semakin banyak generasi muda yang mengenal, memahami, dan nantinya turut mengambil peran dalam perjalanan menuju masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Terkini