Prabowo Soroti Senjata Nuklir dan Eskalasi Perang di Timur Tengah

Jumat, 31 Juli 2026 | 19:59:32 WIB
Prabowo Sebut Eskalasi Perang dan Senjata Nuklir Nyata Terjadi [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus pada negara-negara lain yang telah menguasai senjata nuklir. Prabowo menyampaikan bahwa setiap sore dan malam hari, dirinya senantiasa memantau kabar eskalasi peperangan.

Hal tersebut Prabowo tegaskan ketika memimpin pertemuan bersama Kadin serta asosiasi pengusaha se-Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026).

"Jadi saudara-saudara, ini saya dengan panjang lebar saya tekankan kembali ke saudara-saudara, karena apa yang kami bahas sedang, sedang terjadi di depan mata kami. Tiap sore tiap malam kami lihat dalam berita-berita," ujar Prabowo.

"Sore tiap malam kami lihat dalam berita-berita eskalasi, eskalasi, eskalasi. Dikatakan bahwa Iran sudah punya senjata nuklir. Sekarang Saudi Arabia ingin juga punya senjata nuklir. Kalau Saudi Arabia ingin punya senjata nuklir, tidak menutup kemungkinan Emirat juga mau punya senjata nuklir. Qatar juga mau punya senjata nuklir. Mesir juga mau punya senjata nuklir," sambungnya.

Kemudian, Prabowo mengutarakan bahwasanya perpecahan perang di kawasan Timur Tengah terpicu oleh melimpahnya pasokan gas dan minyak bumi di kawasan tersebut.

Prabowo pun meyakini bahwasanya strategi Divide Et Impera benar-benar terjadi dalam realitas.

"Kenapa ribut di Timur Tengah? Timur Tengah banyak gas, banyak minyak, dan banyak mineral-mineral lain. Berkecamuk lah perang sudah ratusan tahun di situ. Saudara-saudara, jadi, Divide Et Impera itu bukan tulisan di buku-buku sejarah. Itu nyata. Nyata. Divide Et Impera nyata," imbuh Prabowo.

Terkini